Senin, 29 Juni 2009

MAHABBAH SI ANAK LEMBAH

MAHABBAH SI ANAK LEMBAH

Cukup lama kujalani suatu musibah
buah perilaku yang masih gegabah
ulahku yang masih terkesan bedebah
agak liar menyerupai kehidupan rubah

Kutancapkan niat tuk lebih muroqobah
kucari tempat berlindung sebagai jubah
tempatku mengabdi dan melepas rebah
kuberlabuh di bawah naung At-Taubah

Kubuat program pembenahan tuk berubah
memperbaiki masalah yang mewabah
meredam problema yang menjadi limbah
semua karat, lumut dan noda dikumbah

Kuberusaha terhindar jauh dari ghibah
kujadikan aktifitas sebagai muhasabah
kujalani hal wajib, sunnah dan mubah
ikhlas kepada Allah dalam menyembah

Pulang kerjaku saat temaram mishbah
berangkat ke kantor saat masih shobah
risih risau godaan setan selalu kugebah
ruku sujud membahana di bawah kubah

Ghirah dan syahdu kujalani khithobah
setelah makan sahur ikan dan rumbah
jamaahnya anak remaja hingga embah
ku ingin terhindar dari ayat nan sabah

Meski pengabdianku mengalirkan kebah
penat, gerah dan jemu selalu kudebah
kemalasan dan ego kan selalu kutebah
kerja kujadikan pengembangan ambah

Seni dan nada indah ingin jua kugubah
kubuat puisi dan syair yang toyyibah
kebatinan pengobatan pun kurambah
bantu penyembuhan yang mujarobah

Ku ingin hasil jadi bukanlah lagi gabah
mereguk cinta kasih seorang habibah
terangkat derajat saat meniti muhibah
menuai rizki nan berkah sebagai hibah

Keinginan kuat tuk bersujud di ka’bah
ihram, thawaf dan sa’i ikuti jejak abah
jumratul ula, wustha sampai aqobah
hanyut betah beribadah laksana lebah

Ya Allah, munajatku semoga diijabah
tempat mengabdiku berkah bertambah
pimpinan dan karyawan berhati tabah
di dalam pelukan-Mu penuh mahabbah

(Ustadz Awa Motivator Cinta)

Created : 2 Juni 2009

Tulisan alakadarnya ini dibuat sebagai gambaran perjalanan hidup seseorang yang mendapatkan cobaan/musibah, kemudian bekerja di tempat yang lingkungannya lebih baik, bermunajat agar menemukan pasangan hidup dan mendapatkan kesempatan untuk pergi ke baitullah.
_____________

Arti Kata :

- bedebah (celaka --> sebagai makian)
- rubah (binatang jenis anjing bermoncong panjang makanannya daging)
- muroqobah (pengawasan, merasakan kesertaan Allah)
- rebah (berbaring, roboh) --- merebah (berbaring-baring)
- kumbah --- mengumbah (mencuci, membasuh)
- ghibah (bergunjing)
- muhasabah (penghitungan, merenung untuk evaluasi diri)
- mubah (wenang, hukum bolehnya melakukan/meninggalkan sesuatu)
- mishbah (lampu, pelita)
- shobah (shubuh, pagi)
- gebah --- menggebah (menghalau, mengusik, menggertak)
- kubah (menara masjid di tengah atas masjid)
- khithobah (ceramah, pidato, aklamasi)
- rumbah (daun-daun mentah sebagai lalap)
- embah (nenek, kakek)
- sabah (kurang nyata, samar)
- kebah (basah berkeringat)
- debah (sembelih, bantai)
- tebah (memukul sesuatu dengan barang)
- ambah (pertukangan, keahlian tertentu)
- gubah (megarang cerita lagu, dsb; mencocok dan mengatur bunga-bungaan; merangkai)
- toyyibah (baik)
- rambah (babak untuk setiap jarak; babat, tebang, pangkas)
- mujarobah (mujarab, manjur)
- gabah (butir padi)
- habibah (kekasih)
- muhibah (cinta kasih, harta yang tidak berwujud seperti nama baik)
- abah (bhs sunda : ayah, bapak)
- jumrotul ula, wustha, aqobah (melempar batu yang pertama, pertengahan, terakhir saat ibadah haji atau umroh)
- ijabah (dikabulkan, diperkanankan)
- mahabbah (cinta kasih, kecintaan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar