Senin, 29 Juni 2009

Ilmu Ke-Islaman Yang Wajib Diketahui

Mukadimah

1. Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS, Az-Zumar: 9)
2. ”Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim lelaki dan Muslim perempuan” [HR Ibnu Majah]
3. "Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."[Bukhari-Muslim]
4. “Tanpa ilmu semua amal kebaikan yang kita lakukan akan ditolak (HR Muslim)
5. Sesungguhnya ilmu pengetahuan (agama) akan menempatkan orangnya, dalam kedudukan yang terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi yang memilikinya di dunia dan di akhirat. (HR. Ar-Rabii')
6. “Apabila anak adam meninggal terputuslah segala amalannya, kecuali tiga bentuk; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang shaleh”. (HR. Muslim).
7. “Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah telah membentangkan baginya jalan ke surga, sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayap mereka (dengan) penuh keridhaan bagi penuntut ilmu, sesungguhnya penghuni langit dan bumi sekalipun ikan dalam air memohon ampunan untuk seorang alim, sesungguhnya keutamaan seorang alim di atas seorang ahli ibadah seperti keutamaan (cahaya) bulan purnama atas (cahaya) bintang-bintang (Hadits hasan riwayat Tirmizi, Abu Daud, Ibnu Majah, dll).


Ilmu Yang Wajib/ Harus Diketahui Muslim/Muslimah

A. Mempelajari Shalat dan Yang Berhubungan Dengannya
1. Mempelajari apa yang disebut dengan Niat,
2. kemudian pelajarilah tata cara wudhu yang baik dan benar
3. Mengetahui apa yang disebut rukun dan wajibnya Shalat
4. Bagaimana tata cara shalat yang benar
5. Mengetahui cara mandi janabah (mandi ketika keluar mani)
6. Mengetahui tata cara tayamum
7. Bagi wanita hendaknya mengetahui tentang haidh, istihadah, nifas

Jika sikiranya sudah mengetahui apa yang disebutkan diatas, alangkah baiknya kita mencari dalil-dalil yang berhubungan dengannya. Agar apa yang kita lakukan semakin mantap dan berkualitas. Apalagi tata cara itu maksimal mencontoh seperti yang dikerjakan Nabi Saw. Bisa membaca Bulughul Maram misalnya, Fiquh Sunnah, buku-buku hadist dll.
8.Diteruskan dengan mempelajari tata cara shalat sunnat, apa pendapat ulama-ulama tentang shalat itu, kapan waktunya dll
9. Mempalajari tentang puasa, baik wajib dan sunnah
10. Belajar apa itu zakat, sedekah dan infaq dan yang berkaitan dengannya.
11. Mempelajari manasik haji

B. Belajar Al-Qur’an
1. Belajar membaca Al-Qur’an dengan metode yang disukai (Iqra dll)
2. Belajar tajwid, belajar mengeja Al-Qur’an
3. Setelah lancar membaca Al-Qur’an, mulai berlatih makhorijul Huruf (mengucapkan huruf dengan tepat), belajar Tahsin Al-Qur’an
4. Setelah lancar membaca Al-Qur’an hendaknya mengkhatamkan 30 juz di depan ustadz.
5. Setelah selesai khatam cobalah mencari ustadz lain, agar mendapat tambahan ilmu yang mungkin saja antara satu ustadz dengan lainnya berbeda pengetahuannya.

C. Tingkat Lanjutan
1. Membaca Al-Qur’an disertai dengan terjemahanya
2. Dilanjutkan dengan mempelajari Nahwu Shorof (grammar bahasa Arab) dan ini bagi tingkat lanjutan
3. Setelah mengetahui Nahwu shorof mencoba membaca buku-buku tafsir (bhs Ind)
4. Bagi yang telah menguasai nahwu dan shorof, hendaknya mempelajari ilmu balaghoh (ilmu yang menjelaskan keindahan bahasa Arab), Bayan (ilmu yang menjelaskan maksud kaidah pengucapan kalimat Qur’an), Ma’ani (hampir sama seperti Bayan)
Yang terakhir ini mungkin banyak dipelajari di Pesantren atau di perguruan tinggi Islam
Bagi yang telah mahir ilmu-ilmu diatas mulailah membuka buku-buku tafsir standar berbahasa Arab seperti: Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Jalalain, atau sekarang sudah terbit tafsir-tafsir baru karangan Dr. Aidh Qarni, Syaikh Al-Jazairi dll

D. Mempelajari/membaca buku-buku Keilmuan Islam
1. membaca fikih Islam contoh Fikih Sunnah karya Sayid Sabiq
2. Mempelajari akidah Islam
2. Mustalah hadist (Ilmu yang mempelajari hadist Nabi)
3. Setelah sedikit mengetahui ilmu hadist diatas cobalah membaca buku-buku hadist terjemahan seperti, Bukhari, Muslim, Bulughul Maram, Riyadhus Salihin dll
4. Bagi tingkat lanjutan yang telah menguasai bahasa Arab dengan baik, disarankan mengkaji lebih jauh buku-buku syarh hadist dll.

E. Menambah Wawasan Ke-Islaman
1. Mendatangi majelis taklim, membaca dengan berbagai tema (pendidikan, keluarga, rumah tangga, dll), sering ke toko buku untuk membeli buku walaupun tipis, atau sekedar melihat judul buku.
2. Tidak puas dengan satu buku dalam satu kajian, hendaknya membandingkan antara satu dengan yang lainnya. Nah jika terasa ada kebingungan maka pantaslah kalau bertanya
3. Berteman dengan orang soleh, bagus agamanya, sehingga terbawa mengkaji ilmu Islam , agar terbawa baik dan rajin beribadah dll.

Nah itulah acuan standar mengenai kewajiban pertama yang harus dilakukan seorang muslim/muslimah ketika pertama kali belajar Islam.
Memang tulisan ini tidak diperuntukan bagi yang sudah bisa, tapi seperti pepatah Arab mengatakan: Kullu Saqith Laqitun: Setiap yang jatuh pasti ada yang mengambil.
Jadi sedikit apapun yang diberikan pastilah ada yang bermanfaat.
Tidak ada salahnya kita terus memperbaharui keimanan kita, memperbaharui kualitas pengetahuan kita, karena mencari ilmu itu dari sejkl lahir hingga liang lahat.Jangan sampai puas dengan apa yang telah didapatkan termasuk saya juga. Alhamdulilah kitab-kitab tafsir, hadist, fikih dll dari yang terdiri dari 15 Juz samapi hanya satu 1 Juz saja telah ada di perpustakaan pribadi saya, namun saya juga harus terus memperbaharui tentang niat dll.
Ayo kita bisa, anda bisa, sayapun bisa…
Nikmat sekali mencari Ilmu, karena itu tidak salah dalam sebuah hadist disebutkan:
"Tidaklah satu kelompok duduk mempelajari kitab Allah dalam satu masjid, kecuali mereka akan dikelilingi malaikat dan akan disiram rahmat, sedangkan mereka akan diberi ketenangan (kebahagiaan). Allah akan menyebut-myebut mereka di depan pada malaikat yang ada di sisi-Nya" (HR. Muslim)

Semoga bermanfaat
Ustadz Ackmanz

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar