Rabu, 01 Juli 2009

SOSOK ‘CINTA’ (Pancalogi Bag. 2)

36) Kasih Sayang Tulus

Kasih sayang adalah percikan sifat yang Allah berikan kepada hamba-Nya, “…dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku…”. (Q.S. 20 : 39). Dengan titah-Nyalah kita memiliki rasa kasih sayang, “…dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang…”. (Q.S. 30 : 21). Sifat pengasih adalah sifat Allah kepada setiap insan, siapapun, saat hidup di dunia. Sifat penyayang adalah sifat Allah kepada manusia yang beriman kelak di akhirat. So, bila kasih sayang tetap menjalar memenuhi relung hati, ia akan mampu menghadapi tebing terjal gelombang kehidupan. Ketulusannya tak terhalangi oleh dimensi ruang dan waktu. (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

Hanya kasih sayang tulus, yang mampu menembus ruang dan waktu…
____________

35) Sentuhan ‘Zikir2 Cinta’

Kesucian hati karena disirami dengan zikir. Ia akan mentransformasikannya ke dalam pikiran. Ketulusan cinta datangnya dari hati. Cinta adalah sosok yang tegar, komit, konsisten, sabar, ngegemesin, unik, sekaligus luchu. Ia sosok yang bisa menempatkan diri, mau dibawa ke manapun, dan tetap loyal. Karena cinta ada di hati, ia pun perlu disirami dan di-maintain dengan sentuhan ‘zikir2 cinta’ oleh si empunya cinta. Jika tidak demikian, variabel2 cinta akan nongol dan ikut nimbrung… (for ‘long distance lover’). (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

Pikiran adl permukaan hati, dan hati adl kedalaman pikiran. Maka jgn heran jika dua jiwa yg brhati penuh kasih & brperasaan halus bs brkomunikasi melalui pkiran & perasaan. Jarak bukan halangan.
____________

34) Laksana Air…

Sesuatu yang benar laksana air, yang bathil laksana buih. “…adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi”. (Q.S. 13 : 17). Ketika kita kehilangan ‘dunia’ ini, kita pasti mendapatkan ‘another world’. So, saat buih berlalu, musnah tak berguna, air akan tetap eksis. Thus, ‘your world’ tidaklah hilang… (untuk seseorang yang kehilangan…). (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

.... God… I loss my world...
____________

33) Episode Cinta

'Cinta' memang menyimpan episode yang tak berkesudahan. Semakin dilupakan, semakin teringat. Semakin ditepiskan, semakin melekat. Eh, semakin direkayasa, semakin tak membentuk. Ngumpet di manapun kita, 'cinta' kan selalu menggelitik. Menggeleng pun, 'cinta' kan selalu mengangguk. 'Cinta' tak menyisakan ruang & celah buat kita. Alangkah indahnya bila setiap nafas dengan sentuhan 'cinta' sebagai anugerah dari Sang Pemberi Cinta. (Ustadz Awa Motivator Cinta)
____________

32) Ketika Kita Dicintai…

Tanpa sadar kita sering mendikte Allah agar sosok yang kita cintai dapat mencintai kita. Sebaliknya seringkali bila ada sapaan cinta dari seseorang, tidak kita appreciate. Saat di pojokan ada yang menawarkan cinta, saat di ujung gang ada yang mempersembahkan cinta, saat di pengkolan ada yang mengedipkan cinta, seringkali kita abaikan. --- Yang paling berharga bukanlah bagaimana kita mendapatkan cinta dari sang target, namun justru ketika ada ‘lambaian cinta’ untuk kita. Makhluk yang satu ini hanya kadang waktu muncul, janganlah disia-siakan. (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

Tak ada kejutan yang lebih ajaib daripada mengetahui bahwa diam-diam kita dicintai; hal itu seperti merasakan tangan Tuhan di bahu kita".
____________

31) Mempertahankan Cinta

Memang sangat mudah memunculkan rasa cinta di hati, dibutuhkan waktu yang tidak begitu lama. Untuk melupakan cinta pun lebih mudah walau perlu waktu seumur hidup. Yang paling penting adalah mempertahankan cinta. Ia bisa tetap bersemayam manakala hati yang selalu bicara, muncul rasa saling pengertian, selalu bersyukur, gak clangak-clinguk ke arah lain, gak terpelohok dengan sosok fatamorgana, menapaki bersama senandung2 cinta, dan berpegangan erat di atas titian cinta... (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

Hanya ada satu pernyataan serius. Pertanyaan itu adalah: "Bagaimana caranya mempertahankan cinta?"
____________

30) Menjadi ‘Bintang’

"Begitu banyak insan yang tak menghiraukan bintang di siang hari. Meski ia tak nampak, namun tak pernah beranjak ke mana2. Tetap tegar. Ia hanya disanjung orang saat menampakkan dirinya walau harus menunggu gelapnya malam. So, meski tak selalu nampak...". (buat seseorang ‘seperti bintang’). (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

…anggaplah aku seperti bintang… meski tak selalu nampak… tapi sesungguhnya aku slalu ada…
____________

29) Kesuksesan Terperangah…

Bertambah banyak teman menandakan silaturahmi dijalin dengan baik. Dengan demikian kan menambah rizki & umur panjang. So, kesuksesan semakin terperangah menyambutnya. Keberhasilan tanpa malu2 menyapanya. Good luck. Semoga Allah selalu melindungi. Forever... (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

malam ini aku dapat 3.700 teman, semoga mendapat kebaikan, untuk aku dan teman2....thanks God...sukses yah buat temen2 yang cakep2 n cantik2...
____________

28) Semua Kan Terjadi…

Segala sesuatu terjadi penuh dengan keteraturan, format sentuhan-Nya. Semua dalam genggaman-Nya. Seseorang yang selalu yakin terhadap apa saja kehendak-Nya, ia akan berkata : “…aku yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (Q.S. 2 : 259). Ketika kita membentangkan cita ke hadirat-Nya, maka cita itupun kan direngkuh oleh-Nya. So, whatever, yakinlah semua itu kan terjadi, bergulir bersama dimensi ruang dan waktu. Tersenyumlah saat jemari menyibak, memetik bunga harapan, menjemput embun pagi. (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

kuyakin pasti suatu saat semua kan terjadi…
____________

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar