Selasa, 07 Juli 2009

Bila Al-Qur'an Bisa Bicara

Waktu engkau masih kanak-kanak
kau laksana kawan sejatiku
dengan wudhu, Aku kau sentuh
dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih
atau pun keras setiap hari
setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa
nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah ?
menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji
sekarang, Aku tersimpan rapi sekali
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi lacimu

Kadangkala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian
di dalam lemari, di dalam laci, Aku engkau simpan
dulu, pagi-pagi... surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau

Sekarang, di awal pagi sambil minum kopi... engkau baca surat kabar dahulu
waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah ‘Azzawajalla
engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku (bismillah)
di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
didak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam kendaraanmu
depanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stasion radio kesukaanmu
mengasyikkan....

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
di komputermu pun kau putar musik favoritmu
jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
e-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar hampir melupakanku

Bila malam tiba engkau membuka mata berjam-jam di depan TV
menonton siaran televisi
di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
waktupun cepat berlalu.....
Aku semakin kusam dalam laci-lacimu
mengumpul debu atau mungkin dimakan kutu busuk

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
itupun hanya beberapa lembar dariku
dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
engkaupun kini terbata-bata ketika membacaku
atau waktu kematian saudara atau handai taulanmu

Bila engkau dikubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya
apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
yang pasti ayat-ayat Allah SWT yang ada padaku menolongmu
itu janji Robmu

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
setiap saat berlalu...
dan akhirnya.....
kubur yang setia menunggumu......
engkau pasti kembali, kembali kepada Robmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
di kuburmu nanti…
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
yang akan membantu engkau membela diri
dalam perjalanan ke alam akhirat
dan Akulah "Al-Qur'an", kitab sucimu
yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

Peganglah Aku kembali…
bacalah Aku kembali setiap hari
karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci
yang berasal dari Allah ‘Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
keluarkanlah segera Aku dari lemari dan lacimu.....
letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
agar engkau senantiasa mengingat Robmu
sentuhilah Aku kembali...

Baca dan pelajari lagi Aku....
setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau satu ayat
seperti dulu.... waktu engkau masih kecil
di surau kecil kampungmu yang damai
jangan engkau biarkan Aku sendiri....
dalam bisu dan sepi....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar