Selasa, 07 Juli 2009

Arti Persahabatan...

Bila usiamu sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang satu hari, jadi aku tak akan merasa hidup tanpamu, di sisiku.

Persahabatan sejati layaknya arti kesehatan; nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya.

Sahabat sejati, akan tetap bersama kita, ketika kita merasa seisi dunia meninggalkan kita.

Ayahku selalu berkata, “bila kamu memiliki banyak sahabat sejati, maka kamu akan memiliki kehidupan yang indah”.

Jika seluruh sahabatku melompat dari suatu jurang, aku tak akan mengikuti mereka, aku akan berada di dasar jurang untuk menangkap mereka.

Rangkullah sahabat sejatimu dengan kedua lenganmu.

Aku akan membimbingmu dan kau akan membimbingku, begitu sebaliknya.

Persahabatan adalah satu jiwa dalam dua raga.

Jangan kamu berjalan didepanku, aku tak dapat mengikutimu.
Jangan kamu berada di belakangku, aku tak bisa memimpinmu.
Berjalanlah di sampingku, jadilah temanku.

Teman akan mendengarkan apa yang kau katakan.
Sahabat sejati akan mendengar apa yang tidak kamu katakan.

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu, dan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.

Kita semua memiliki peran yang berbeda dalam hidup ini, tapi tak menjadi soal di mana posisi kita, akan memiliki arti sekecil apapun peran itu.

Orang asing adalah teman yang menunggu apa yang akan terjadi.
Sahabat sejati seperti penganan dalam mangkuk kehidupan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar