Sabtu, 04 Juli 2009

SEBUAH KEINGINAN

Cerita ini diperoleh dari cerita seorang duta besar negara sahabat dalam sebuah event yang tidak formal sekitar 9 tahun yang lalu.

Hal ini merupakan sebuah wacana (dengan sambil bercanda) tentang Indonesia.
__________

Suatu ketika ada sebuah kapal pesiar besar yang mengalami kekalutan dan tenggelam. Semua penumpang pun tenggelam dan meninggal, kecuali 3 orang yang selamat dan terdampar ke sebuah pulau.

Mereka adalah ; 1 orang Indonesia, 1 orang Amerika, dan 1 orang Prancis.

Mereka duduk di tepi pantai beberapa lama dengan suasana hati yang sama-sama sedih dan bingung. Apa yang harus dikerjakan, bagaimana agar ada pertolongan dan bisa selamat kembali pulang?

Tiba2 terlihat ada sebuah botol terapung2 menuju ke tepi pantai. Serentak mereka bersamaan berlari menuju botol tersebut dan dipenganglah botol tersebut bersama2. Lalu dibuka tutupnya bersama-sama.

Tidak begitu lama keluarlah asap dari botol itu dan menjelma menjadi seorang makhluk besar tinggi (seperti jin). Lalu jin itu berkata sambil menatap tajam kepada ketiga orang tersebut yang terkesima.

Jin : “Ha ha ha.... sy senang sekali bisa keluar dari botol itu. Lama sekali sy terpenjara tidak bisa keluar dan terapung2 di lautan. Hai manusia, kalian telah menolongku keluar dari botol itu. Sebagai balasannya, mintalah apa saja, nanti akan sy penuhi!”.

Orang Amerika : “Jin, sy orang Amerika. Sy mau pulang ke negara sy. Jika sy tidak pulang, maka perusahaan2 yang sy kendalikan bisa bangkrut. Bisnis2 sy di sana akan mengalami penurunan dan akan sangat berpengaruh ke bisnis lainnya jika sy terdampar terus di sini. Tolong antarkan saya sekarang juga”.

Jin : “Ha ha ha. Hai orang Amerika. Sekarang juga akan sy antarkan kamu ke sana”.

Tidak begitu lama orang Amerika tersebut telah pergi dan tiba di negaranya dengan selamat. Jin pun datang kembali ke tepi pantai tersebut.

Jin : “Ha ha ha. Sekarang kamu mau apa hai manusia! (sambil menunjuk orang Prancis).

Orang Prancis : ” Jin, sy orang Prancis. Sy jg mau pulang ke negara sy. Jika sy tidak pulang, maka perusahaan2 fashion dan perkembangan mode yang sy kendalikan bisa bangkrut. Bisnis2 sy di sana akan mengalami penurunan dan akan sangat berpengaruh ke citra negara saya sebagai negara trend mode jika sy terdampar terus di sini. Tolong antarkan sy sekarang juga”.

Jin : “Ha ha ha. Hai orang Prancis. Sekarang juga akan sy antarkan kamu ke sana”.

Tidak begitu lama orang Prancis tersebut telah pergi dan tiba di negaranya dengan selamat. Jin pun datang kembali ke tepi pantai tersebut.

Jin : “Ha ha ha. Sekarang tinggal kamu hai manusia! (sambil menunjuk orang Indonesia). Kamu mau apa!”

Orang Indonesia : “Ah..., sy sih gak muluk2, gak susah2. Dengan kepergian dua teman saya, mengakibatkan saya tidak punya teman. Sy merasa kesepian di sini. Untuk itu, tolong balikin lagi 2 teman saya tadi ke sini. Sehingga saya tidak kesepian lagi!”

Jin : (sambil kaget dan berpikir sejenak) berkata, “ha ha ha gampang itu mah! Pokoknya apapun kemauan kamu akan terpenuhi...”.

Lalu didatangkanlah kembali orang Amerika dan orang Prancis. Kini mereka bertiga kembali.

Orang Amerika & orang Prancis : ???!!!
__________

Memang, kita mesti instrospeksi diri. Negara kita sangat kaya akan sumber daya alam. Kita masih ingat lagu “kolam susu”-nya Koes Plus. Namun, bagaimana dengan SDM-nya?

Tapi, bagaimana pun, kita mesti bersyukur dengan negara kita sendiri.

“Hade gorengna (sae awonna), baik buruknya, bagus blesake, becik alane, leres klentunipun, toh Indonesia adalah tanah air kita, tanah tumpah darah kita”.

Kadangkala kita harus mengkaji lagi tentang peribahasa “Gantungkanlah cita2mu setinggi bintang kejora dan rendahkanlah hatimu serendah mutiara di dasar lautan”.

Ketika kita berkeinginan untuk menikah, memiliki rumah, mobil, jabatan, dll maka karena cita2 (kebutuhan & keinginan) itulah yang menjadikan kita melakukan sesuatu untuk mendapatkannya.

Bagaimana pun kita sebagai manusia perlu memiliki kebutuhan dan keinginan. Ketika muncul keinginan, maka ajukanlah sebagai proposal kepada Allah.

Dalam ilmu manajemen, beda antara kebutuhan & keinginan.

Kebutuhan (needs) = sesuatu yang perlu dan harus terpenuhi. Misalnya makan, tempat berteduh/tinggal.

Keinginan (wants) = sesuatu yang tidak harus terpenuhi, karena kebutuhannya sudah terpenuhi.
Misalnya : makan burger, tinggal di rumah 3 tingkat (mentereng), mobil keluaran baru paling mahal, dll.

Tentang cita-cita ini, mari kita simak cuplikan syair lagu Ebiet G. Ade :

“...Memang cita-citaku sederhana sebab aku terlahir dari desa
Istriku harus cantik, lincah, dan gesit
Tapi ia juga harus cerdik dan pintar
Siapa tahu nanti aku 'kan terpilih jadi kepala desa
'kan kubangkitkan semangat rakyatku dan kubangun desaku
Desaku pun pasti mengharap aku pulang
Akupun rindu membasahi bumi dengan keringatku
Tapi semua itu hanyalah tergantung pada-Nya jua
Tapi aku merasa bangga setidak-tidaknya ku punya cita-cita”.

Setiap orang boleh bahkan mesti punya cita2. Punya keinginan. Hal inilah yang mendorong seseorang melakukan sesuatu. Antara berusaha, berdo’a dan tawakkal adalah suatu cara yang harus dilakukan manakala kita memiliki cita-cita untuk meraihnya. Tidak lupa tetap bersyukur atas apa yang diterima kita selama ini.

Setelah kita shalat (berdo’a), mari kita berusaha, dengan tetap selalu mengingat Allah. Semua ini adalah siklus hidup yang berlangsung terus menerus.

Allah Berfirman : “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”. Q.S. Al-Jumu’ah (62) : 10.

Mudah2 apa yang kita inginkan, yang kita cita-citakan mendapatkan ridha dan dikabulkan oleh Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar