Rabu, 01 Juli 2009

KRAN-KRAN RIZKI

Assalamu’alaikum wr. wb.

Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga kepada kita semua.

Berikut ini adalah tulisan harian, kumpulan khusus (wall notes, catatan, komentar) saya di fb selama 4 hari. Catatan disusun dari yang paling baru (mulai dari atas sampai ke bawah).

Barangkali ini merupakan tausiyah alakadarnya, selain tauisyah yang saya buat dan kirimkan dalam bentuk artikel pada group ‘ustadz awa forum’.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua rekan yang sudah saling sharing selama ini, mengajukan pertanyaan, memberikan saran, termasuk rekan yang bersedia dan senang bila saya memberikan komentar atas wall notes yang dibuat rekan2, yang barangkali komen yang saya berikan hanya alakadarnya.

Mudah-mudahan bermanfaat.
____________

4) Salam Cinta

“Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Sayang, dengan basmalah ijinkan kupinang dirimu.
Dengan segala keterbatasan
knowledge, skill dan attitude-ku,
maukah kamu menerimaku karena Allah...?”.

Hanya bait2 itu yang terucap dari bibirku yang kelu, kaku.
Ya Allah, bila jawaban atas semua
untaian kalimat mesra itu masih Engkau simpan,
belum ada bocoran saat ini...
bila semua kalimat cinta itu tak terjawab,
atau entah kapan terjawab,
gak apa2, kuterima dengan ikhlas.
Alhamdulillah...

Namun, paling tidak sentuh & gerakkan hatinya ya Allah,
meski hanya terucap dari bibir indahnya
sekedar tuk menjawab kalimat pertamaku.

Andaikan bukan saat ini
atau mungkin bukan yang ini,
Ijinkanlah next time
kusenandungkan kembali bait2 salam cinta....
(Ustadz Awa Motivator Cinta)


Firman Allah :

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan (berupa salam), maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu”. (Q.S. 4 : 86).

Jadi, hukum menjawab salam adalah “wajib”.

Catatan tersebut merupakan komen yang saya berikan berdasarkan pertanyaan :

“hukum menjawab salam (assalamu’alaikum...)”.

Juga untuk rekan yang khawatir akan ditolak jika melamar kekasihnya, atau yang berharap segera ada yang melamarnya.
____________

3) Pagi yang Cerah

Adalah saat paling tepat untuk memulai aktifitas di pagi hari. Saat malaikat membagikan & membuka kran2 rizki (include cinta), saat kebanyakan insan masih terlelap gak kebagian rizki, dengan senyuman kita sambut mentari pagi. Meski kicau burung sudah sangat jarang terdengar lagi krn hiruk pikuk metropolitan, paling tidak di saat gonjang-ganjing global warning & kegersangan2, burung msh sempat bertengger walau agak susah karena pake kaca nako, lalu melompat ke tali jemuran. So, mulailah langkah meniti hari ini dg bismillah, menggapai hari2 yang cerah. Good luck… (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

menyambut pgi dg snyum nan riang… b'cengkeramaQ dg kicau burung yg b'tengger di jendela kosQ… n Qhirup udara pgi yg mnyegarkan otakQ… trnyata msh Qtemukan ksejukn alamQ… morning smuanya…
____________

2) Mendahului Matahari

“Ya Allah, izinkan kuhadapkan wajahku pada-Mu, kurengkuh cinta-Mu, gak kebalap oleh matahari. Sujudku mendahului terbitnya. Saat ia beranjak, kudahului tuk bersimpuh memohon rizki-Mu. Saat di tengah pergulatannya, kutunaikan baktiku pada-Mu. Pun petang kuhanyut dalam dekapan-Mu. Ketika ia pamitan undur diri dulu dgn tersipu malu tuk rehat kopi, izinkan ku tetap mereguk kasih-Mu. Meski lelah coz berkejaran dengan matahari menyeruak jiwaku, izinkan 1/3 malamku tuk bercengkrama dengan-Mu. Ya Allah, sentuhlah aku kembali saat berjuang dengan perhelatan berkejaran dengan matahari. Saat ia ready to run, ku tlah berlari dengan desah tasbih dan tahmid. Ku gak mau keduluin matahari…”. (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes atau catatan tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

mengejar matahari…
____________

1) Bersyukur & Memberi…

Memang, bila tiap detik, tiap nafas kita iringi dengan rasa syukur ke hadirat-Nya, maka tidak ada celah cobaan berarti yang kita rasakan dalam hidup ini. Andaikan dedaunan di seluruh jagat raya dijadikan kertas & air laut dijadikan tinta untuk menulis, menghitung anugerah Allah, maka kita tidak dapat menghitungnya. Pantas Allah menggarisbawahi dalam firman-Nya tentang nikmat yang uncountable sampai 2x (Q.S. 14 : 34, 16 : 18). Invariably, silaturahim dapat menambah rizki meski hanya melalui dunia maya. Jadikanlah semua ini sebagai media tuk saling memberi, meski hanya sebatas do’a, pesan, pengetahuan, sapaan… (Ustadz Awa Motivator Cinta)

Wall notes (statement) tersebut merupakan komen yang saya berikan/tujukan kepada rekan yang menulis wall notes berikut :

Sampai hari ini kita t'lah diberi banyak anugerah dan kita telah pula mensyukurinya... (trmsk fb ini)... Apa aja sih yang masih bisa kita berikan untuk sesama?....
____________

Mudah2 Allah SWT senantiasa memberikan hidayah dan taufik-Nya kepada kita semua. Semoga kita semua mendapatkan kesuksesan, penuh dengan ridho-Nya Allah SWT. Amien….

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar