Rabu, 01 Juli 2009

Sesuatu itu Akan Dimudahkan

“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al Baqarah [2]:216)

Beberapa sahabat Rasulullah saw bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita sedang beramal dalam perkara yang masih permulaan atau perkara yang telah selesai dari penetapan taqdir (qadha dan qadar)?” Nabi menjawab, “Kita berjalan dalam perkara yang telah selesai dari penetapan taqdir (qadha dan qadar).” Para sahabat kemudian bertanya, “Kalau begitu untuk apa kita beramal?” Rasulullah menjawab, “Beramallah kalian, sebab dengan begitu sesuatu itu akan dimudahkan untuk apa yang telah ditetapkan.” (HR Ahmad)

Abu Dzar Al Ghifari salah seorang sahabat Rasulullah saw tatkala ditanya, apakah hal yang terindah dalam hidupnya. Ia berkata, “Lapar, sakit dan mati.” Rasulullah tersenyum mendengar jawaban ini. “Kenapa demikian wahai Abu Dzar?” Ya Rasulullah, ketika aku lapar, hatiku menjadi lembut, jika aku sakit, Allah akan melebur dosa-dosaku dengan penyakitku itu dan ketika aku mati aku akan bertemu dengan Rabb ku. Sesuatu yang selama ini aku tunggu-tunggu.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar