Sabtu, 04 Juli 2009

Mereka yang Mendapat Lindungan Allah SWT

Ketika Sahabat-sahabat Rasulullah saw sedang berkumpul dan bertanya, “Ya Rasulullah, dimanakah kelak kami akan bertemu dengan Engkau setelah dibangkitkan?” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya aku menunggu kedatangan kamu sekalian di telaga (al kautsar). Umatku pasti akan mendatanginya Dan barangsiapa yang minum di telaga ku pasti dia tidak akan dahaga selama menunggu pengadilan Allah (hisab). Sesungguhnya akan ada beberapa umatku yang ditolak ketika mereka menuju telaga itu. Aku mengenal mereka dan mereka pun mengenalku. Aku katakan (kepada Malaikat), “Biarlah mereka minum, mereka adalah sahabat-sahabatku.” Malaikat mengatakan, “Sesungguhnya Engkau tidak tahu Bid’ah-bid’ah* apa yang mereka lakukan sepeninggal Engkau.” (HR Bukhari & Muslim)

Kemudian para sahabat bertanya lagi, “Siapakah mereka yang akan mendapat kehormatan itu kelak ya Rasulullah?” Nabi bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan (lindungan) Allah pada hari kiamat kelak dimana tidak ada yang dapat berlindung kecuali dalam naungan Allah semata. Mereka adalah: Pemimpin yang adil; Seseorang yang masih muda dan tumbuh dalam keadaan senantiasa beribadah kepada Allah SWT; Seseorang yang hatinya senantiasa terikat dengan (kepentingan) mesjid; Dua orang sahabat yang saling mencintai karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena kepentingan Allah semata; Seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh wanita cantik dan memiliki kekuasaan, maka ia menolaknya dan berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah'; Seseorang yang bersedeqah sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan oleh tangan kanannya; Dan seseorang yang mengingat Allah di tempat yang sepi sampai-sampai meneteskan air mata karena rindu kepada Allah.” (HR Bukhari & Muslim)

*Bid’ah = Sesuatu amal ibadah yang diada-adakan dan tidak didasarkan pada Al Quran dan Sunnah Rasulullah saw.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar