Sabtu, 04 Juli 2009

Jagalah Lisan...

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain karena boleh jadi mereka yang diolok-olokkan lebih baik dari mereka yang mengolok-olokkan dan jangan pula wanita-wanita mengolok-olokkan wanita-wanita lain karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri. Dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah panggilan yang buruk sesudah kamu beriman. Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (Q.S. Al Hujuraat [49]:11)

Dalam suatu kesempatan, sahabat Rasulullah saw, Uqbah bin Amir ra bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja yang membuat seseorang sukses dalam hidupnya? Rasulullah menjawab, ‘Peliharalah lidahmu, berlapanglah kamu dirumahmu, menangislah terhadap kesalahan/dosa yang engkau lakukan.’” (Mutafaqun Alaihi)

Dalam kehidupannya Rasulullah saw lebih menyukai untuk berada di rumahnya jika tidak ada keperluan. Sampai-sampai Rasulullah saw mengatakan bahwa "Rumahku adalah istana surga bagiku." Hal ini dapat dipahami bahwa rumah adalah tempat kita terhindar dari segala fitnah yang dapat terjadi. Jika seseorang berada di luar rumahnya maka kecenderungan baginya untuk melihat sesuatu yang haram, berbuat kemaksiatan dan membicarakan yang bathil dapat terjadi kapan saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar