Rabu, 01 Juli 2009

KSD 2 : Jantung Mengumandangkan Adzan Bagikan

Kisah selanjutnya dari pengalaman dr.Khalid bin Abdul Aziz Al-Jubair, SpJP

Dokter Jasim al Haditsy, seorang penasehat kesehatan jantung anak di 'Amir Sulthan Center (untuk penyakit jantung) di RSAB Riyadh bercerita kepadaku," Salah seorang rekanku yang bisa dipercaya bercerita kepadaku, bahwa suatu malam saat ia sedang bertugas di rumah sakit, ada seorang pasien yang datang dalam keadaan sudah meninggal dunia. Maka ia segera memastikan kematian pasien tersebut. ia meletakkan stetoskop di atas dadanya hingga ia mendengarkan suara..

..Allahu Akbar..Allahu Akbar..Asyhadu alla Ilaha Illallah...

Ia berkata," Saya rasa adzan subuh." Lalu ia bertanya kepada perawat,"Jam berapa sekarang?"

Perawat itu menjawab,"Jam satu malam."

Ia tahu ini belum tiba saatnya adzan subuh, lalu ia letakkan kembali stetoskop di atas dada pasiennya dan ia kembali mendengar adzan tersebut selengkapnya.

Ia lalu bertanya kepada keluarga pasien tentang keadaannya selama hidup, mereka menjelaskan," Ia bekerja sebagai muadzdzin pada sebuah masjid. Biasanya ia datang ke masjid seperempat jam lebih awal sebelum tiba waktunya atau kadang lebih awal lagi. ia selalu mengkhatamkan Al Qur'an dalam tiga hari. dan sangat menjaga lisannya dari kesalahan."

Allah telah mencukupinya dan Allah telah menjaminnya. Dan sungguh kita tidak bisa memberikan rekomendasi apapun untuk siapapun di hadapan Allah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar