Rabu, 30 September 2009

Edisi lengkap bagaimana berumah tangga yg indah.. (Hadiah kecil buat bang Angmus & mbak Ekawaty serta teman2 tercinta)

Penyebab problem rumah tangga

1. Perbedaan Agama. Misalnya pemuda muslim menikah dengan wanita yang buka muslim.

2. Perbedaan moral misalnya yang satu beragama yang satu sering bermaksiat.

3. Perbedaan wawasan yang terlalu jauh., misalnya istri lebih luas wawasannya daripadasuaminya. Sehingga akan timbul aku yang lebih baik dan paling benar dan akhirnya menyepelekan suaminya.

4. Perbedaan yang tajam dalam hal tradisi social (pemuda kota menikahi gadis desa atau sebaliknya).

5. Perbedaan yang besar antara ketampanan suami dalam level ketampanan, tinggi,tubuh, kecerdesan dan lain-lainya.

6. Tumpang tindih dan tugas tanggung jawab (istri yang mencari nafkah dan suami menganggur).

7. Suami atau istri kurang menghargai pasangannya.(karena lelah bekerja atau mengurus rumah tanggga dan anak) sehingga tidak adanya keselarasan dalam membina rumah tangganya.

8. Perbedaan yang tajam (yang satu murah hati dan yang satunya kikir,pendiem dan cerewet,seneng baca dan yang satunya seneng tidur).

9. Komunikasinya sangat kurang karena mementingkan dirinya sendiri.

10. Adanya campur tangan dari luar (mertua,temen,orangtuanya)

11. Suami istri cepat terpengaruh oleh temen-temen pasangan mereka.

12. Suami istri tidak saling merahasiakan emosional dan seks mereka.

13. Suami istri masih tinggal serumah dengan keluarga diantara mereka atau dengan saudaranya yang telah menikah.

14. Temen-temen suami Istri kurang menghormati salah satu suami istri itu.

15. Merasuknya kebosanan dan kejenuhan dalam rumah tangga akibat tdak adanya perubahan dan kreativitas mereka.

16. Rasa cemburu yang berlebihan

17. Suami istri terlalu berlebihan perhatiannya terhadap temen-temennya dibandingkan pada keluarganya.

18. Keraguan dalam kejujurannya tanpa ada dalil yang kuat.

19. Suami mengancam akan menceraikan istrinya atau akan menikahi wanita lain.

20. Kemelaratan dan ketidak mampuan memenuhi kebutuhan hidup.

21. Mandul atau hanya mempunyai anak perempuan saja.

22. Berpisah suami isteri dalam jangka waktu yang lama.

Faktor Material

1. Mengubah pekerjaan yang sudah mapan tanpa sebab.

2. Tidak hemat (selalu boros dalam menggunakan harta yang bukan di jalan ridha Allah).

3. Kelemahan dan kemalasan dalam melakukan kegiatan(usaha)

Faktor Agama

1. Selalu melakukan dosa..

2. Menolak membayar zakat.

3. Menelantarkan harta publik.

4. Segan membantu orang miskin.

5. Kemewahan dan selalu maksiat.

6. Selalu melakukan Riba.

7. Jual beli di mesjid.

8. Sering bersumpah.

9. Suka melakuan kecurangan.

10. Suka menipu.

11. Terlalu memikirkan hidup kenikmatan duniawi.

========================

Perbuatan istri yang tidak disukai suami

1. Ia mengatakan”Pilih aku atau ibumu”.

2. Membosankan dan menjengkelkan.

3. Menuduh suami berubah dan tidak lagi mencintai istri.

4. Keras kepala dan pemarah.

5. Sangat emosional dan marah karena sebab yang sepele.

6. Selalu merasa benar.

7. Cantik tapi tidak bisa bertanggung jawab atas urusan yang kecil sekalipun.

8. Selalu menyuruh.

9. Membandingkan suami dengan suami orang lain.

10. Tidak memperhatikan aroma tubuhnya.

11. Mengabaikan penampilannya.

12. Selalu mengeluh,lelah dan ingin tidur.

13. Tidak memahami pemikiran dan keinginan suami.

14. Cerewet dan tidak mau mendengarkan omongan suami.

15. Terlalu cemburu pada wanita manapun dan tidak mempercayai suami.

-------------------------

Hak suami dan hak istri

Hak-hak istri atas suaminya

1. Menafkahi istrinya yaitu memberi makan minum, tempat tinggal menurut cara yang baik. Rasul Saw :

“ Kamu memberinya makan jika kamu makan, memberi pakaian jika kamu berpakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menjelek-jelekannya dan tidak mendiamkannya kecuali dalam rumah (tidak boleh memindahkan istrinya ketempat lain, kemudian mendiamkannya di tempat itu”(H.R Ahmad, Abu Daud, Ibnu Hiban).

2. Memberinya kenikmatan. Yaitu suami wajib menggauli istrinya meski Cuma sekali dalam setiap empat bulan. Jika ia tidak mampu memberikan layanan yang memadai baginya.

3. Menginap di rumahnya semalam dalam setiap empat malam (bagi suami yang berhalangan menginap dirumahnya setiap malam) dan ini pula merupakan keputusan pada zaman pemerintahan Umar bin Khatab r.a.

4. Suami berada disisi istrinya pada hari pernikahan dengannya selama seminggu jika seorang gadis, dan jika tiga hari jika istrinya seorang janda. Rasul Saw.: “seorang gadis mempunyai hak tujuh hari dan seorang janda mempunyai hak tiga hari. Kemudian ia (suami yang beristri lebih dari satu) kembali menemui istri-istri yang lain”.(H.R.Muslim)

5. Suami disunahkan untuk mengijinkan istrinya menjenguk saudaranya(muhrim) yang lagi sakit atau mahrom yang meninggal dunia atau juga mengunjungi sanak kerabatnya, jika tidak memberatkan suaminya.

6. Istri berhak mendapatkan jatah yang adil dari suaminya, jika suaminya itu beristri lebih dari satu. Rasul Saw.;

“Barangsiapa yang memiliki dua istri, lalu ia condong kepada salah satu dari keduanya, maka pada hari kiamat ia akan datang dalam keadaan tertarik salah satu pundaknya sambil jatuh bangun atau miring.”(H.R.at-Tirmidzi)

Hak suami atas istri

1. Ditaati istrinya dalam kebaikan.

Istrinya wajib mentaati dalam hal yang bukan maksiat kepada Allah dan dalam kebaikan. Istri tidak wajib mentaati suaminya dalam hati yang tidak sanggup dikerjakannya atau hal-hal yang menyusahkannya. Firman Allah (An-Nisa:34) :

“Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.”

Rasul Saw bersabda: “Seandainya aku diperbolehkan memerintahkan seseorang supaya bersujud kepada seseorang maka aku akan perintahkan seorang istri bersujud kepada suaminya.”(H.R.At-Tirmidzi)

1. Istri wajib menjaga harta suaminya, wajib menjaga kehormatannta dan tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali seizin suaminya. Firman Allah (An-Nisa:34) :”Wanita-wanita shalihah adalah wanita yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada”
2. Istri wajib menyerahkan dirinya kepada suaminya, kapan saja suaminya ingin menggaulinya. Karena menggauli merupakan salah satu haknya. Sabda Rasul saw: “Jika seorang suami mengajak istrinya ketempat tidur, kemudian istrinya menolak mendatanginya,sehingga suaminya marah kepadanya semalaman, niscaya istrinya tersebut dilaknat oleh para malaikat hingga pada pagi hari.”(H.R.Mutatafaqun alaih,Bukhari Muslim).
3. Istri wajib berpergian dengan suaminya jika suaminya menghendakinya.
4. Jika seorang istri ingi berpuasa sunnah dan suami berada di rumah maka ia wajib minta izin terlebih dahulu kepada suaminya.

============================
Jangan kau nikahi laki dan perempuan

Jangan kau nikahi laki-laki

1. Berani meninggalkan shalat. O)rang yang berani meninggalkan shalat berarti telah menghianati amanah Allah dan Rasul-Nya. Rasul Saw.”Jika datang kepadamu orang kau sukai agamanya……”.padahal shalat adalah pilar agama.

2. Gemar melakukan dosa besar (mabuk,berzina dan lain sebagainya. Karena hidup dengan seperti ini akan hidup penuh pertentangan dan banyak masalah seperti hidup di neraka)

3. Dayyuts (lelaki yang tidak memiliki rasa pencemburu kepada istri). Dan ia membebaskan untuk berjabat tangan dengan laki-laki lainya, ngobrol, dan tertawa dengan orang lain.

4. Anak manja.Dimana laki-laki seperti ini tidak akan bisa mengambil keputusan dalam berbagai masalah yang dihadapinya, ia tidak mandiri dan ia selalu tergantung terhadap orangtuanya.

5. Jauh lebih tua. Yaitu istri 20 thn suami 60 thn. Hal ini pun akan mengurangi keharmonisan rumah tangga sebab istri yang berumur 20 thn libido hasrat kebutuhan biloginya lagi berkembang(tinggi). Sedangkan suami yang berumur 60 thn libidonya sudah agak turun.

6. Sombong dan suka membanggakan diri. Sebab orang yang memiliki mentalitas ini lebih mementingkan dirinya. Rasa cintanya kepada istrinya tidak merasa cinta yang lebih dibandingkan terhadap dirinya.

7. Gila kerja. Suami yang gila kerja maka akan sedikit perhatiaanya pada keluarganya.

8. Pendurhaka kepada orangtuanya. Sebab durhaka kepada orang tua akan mendapat murka Allah dan di rumah tangga pun tidak akan selalu diberkati Allah. Karena ketidak taatan pada orang tuanya sehingga akan banyak timbul masalah.

9. Kebanci-bancian. Hal ini akan mencjadikan problem sebab kurangnya kepemimpinan dalan berumahtangga. Ketegasan, keputusan yang akan dihasilkan tidak akan maksimal.

10. Kikir. Kekikiran adalah penyakit yang sulit disembuhkan. Orang yang kikir akan jauh dari masyarakat sekitar dan dibencinya.

Jangan kau nikahi perempuan ini

1. Pembangkan. Istri yang pembangkan tentu akan melawan pada suaminya dan tak akan mendengar apa yang dikatakan suaminya.

2. Kelaki-lakian. Sifat istri yang kelaki-lakian ini akan merasa paling kuat dan merasa dirinya benar,kasar, keras. tidak mau kalah. Hal ini akan menjadi problem di rumah tangganya. Karena istri seharusnya bersifat feminim, lembut dan halus.

3. Pemarah. Istri yang pemarah sulit dipadamkan emosinya sehingga timbul cacian makian, keluar kata-kata kotor, menampar pipinya sendiri, merobek-robek bajunya.

4. Tidak beragama. Orang yang tidak beragama tentu tidak akan tahu mana perkara yang baik dan perkara yang buruk. Akhirnya yang dilarang oleh agama iakan akan ditabraknya.

5. Memiliki hubungan asmara sebelum nikah.

Sumber semua tulisan : http://adikembar.wordpress.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar